Sajak sosial


Masih terbayang jelas diingatannya

Sepeda ontel butut menjadi saksinya

Pejuang pendidikan penebas kegelapan rimba

Banyak hutang tak berharta

Peluh getir di tubuhnya kini mulai berkurang

Berganti senyum manis perjuangan

Berkat gaji bulanan dinaikkan

Pundak mulai ringan dari beban

Hujan di siang hari

Memaksa sang guru berteduh diri

Kerling matanya terseret hati

Melihat murid pulang bermobil mercy

Tersenyum simpul dia

Terkenang sepeda ontel bututnya

Dengan ditemani murid-murid berlari kecil disampingnya

Kenangan lama yang telah mati tak tersisa

Jangan kecil hati Oemar Bakrie

Murid kecil mu telah menunggu

Jasa dan bakti mu besarkan negeri ini

Negeri yang tak boleh mati…

***tulisan ini saya dedikasikan untuk guru-guru di seluruh Indonesia pada umumnya dan khususnya teman-teman PPL …

Terbang pikiran ku melayang

Tenggelam di lautan sunyi

Berdindingkan kegelapan

Ku tersesat…

Ku terus berjalan

Jalani kehidupan yang tak bertuan

Acuhkan manusia dalam pembodohan

Pemuja batu dan kekuasaan

Langkah ku terhenti

Seorang nenek mengais sisa nasi

Senyum wajahnya seakan berkata

Aku masih hidup

Awan gelap tak kunjung enyah dari negeri ini

Bumi menjadi saksi rakyat yang terzalimi

Mahasiswa terus teriak reformasi

Melawan penguasa yang tak berbudi

Persatuan kesatuan semakin keropos

Disana sini orang saling adu jotos

Kesejahteraan seakan hanya mitos

Lahirkan tangis di wajah anak yang polos (lagi…)