Tersenyum. Ya itu lah yang tergambar di muka saya setelah memposting tulisan sebelumnya di blog ini, intelektualitas vs moralitas. Ada banyak kontroversi yang terjadi dan ini sesuai harapan saya. Sebelum dan sesudah tulisan itu saya posting sering terjadi perdebatan saya dengan teman-teman. Inilah asyiknya, berdebat yang merupakan kesukaan saya. Tak perduli siapa yang akhirnya menang, kalah, atau seri. Bagi saya ada kepuasan tersendiri untuk itu. Yang penting adalah kita harus bisa menghargai perbedaan yang ada disekitar kita.

Bicara tentang menghargai perbedaan tidaklah semudah yang diteorikan. Ada banyak pengalaman yang saya temui bahwa tak semua orang mampu melakukan itu. Kebanyakan orang masih dikuasai keegoisan yang membuat mereka merasa benar dan paling hebat, sehingga dalam kehidupannya selalu tak mau kalah. Kalau sudah begini akan terjadi gesekan-gesekan sosial yang bisa berakibat perselisihan. Inilah yang sering terjadi saat ini hanya saja terkadang kita tak menyadarinya karena sifat kita yang lebih mementingkan kepentingan sendiri.

Alangkah baiknya jika kita sama-sama mengesampingkan ego kita dalam hidup ini agar hidup terasa lebih indah karena dengan perbedaan hidup menjadi lebih berwarna. Kalau kita tak bisa menghargai perbedaan, maka hanya akan melahirkan masalah-masalah selanjutnya. Apapun perbedaan itu selama tidak melenceng dari norma-norma yang ada kita harus bisa menghargainya bukan malah saling menghancurkan.